Skip to main content

Panduan Umum Ternak Sapi Perah untuk Pemula

Panduan Umum Ternak Sapi Perah

Ternak Sapi Perah - Tahukah anda jika beternak sapi perah menggunakan cara khusus? Oleh sebab itu anda wajib mengetahui panduan umum ternak sapi perah. Hal ini sangat penting apabila anda adalah pemula. Sebab Indonesia sendiri merupakan negara dengan iklim tropis, akan tetapi sapi perah yang diternakan merupakan sapi perah dari iklim subtropis. Tentunya perlakuan yang harus anda berikan kepada sapi tersebut juga harus berbeda.

Mengingat setiap sapi memiliki perlakuan tersendiri, jadi anda tidak bisa memberikan perlakuan yang sama antara sapi perah dan sapi potong. Karena kedua sapi tersebut pengambilan manfaatnya juga berbeda, dimana sapi perah diambil susunya sedangkan sapi potong untuk diambil dagingnya. Jadi tidak heran jika perawatan kedua sapi tersebut berbeda, ditambah lagi sapi perah sangat cocok diternak di daerah yang memiliki suhu dingin. 

Cara Dalam Melakukan Ternak Sapi Perah

Terdapat beberapa panduan dalam beternak sapi perah, tentunya panduan ini akan membantu anda terutama yang pemula dalam beternak sapi. Apalagi beternak sapi perah akan mendatangkan banyak keuntungan mengingat susu sapi sangat diperlukan. Hal ini tentunya tidak terpisah dari manfaat yang dimiliki dalam susu tersebut. Berikut beberapa panduan yang dapat gudangjobs.com sajikan.

1. Membuat Kandang Sapi Senyaman Mungkin 

Panduan umum ternak sapi perah yang pertama adalah harus menyiapkan kandang, hal ini sangatlah penting mengingat kandang merupakan tempat tinggal sapi. Pastikan bahwa kandang yang dibuat dapat memberikan kenyamanan pada sapi, karena jika sapi tidak nyaman maka bisa membuat sapi menjadi stress. Hal ini tentunya memberikan dampak terhadap susu yang akan dihasilkan.

Semakin nyaman sapi maka semakin banyak produktivitas susunya, karena itu minimal kamu harus menyediakan kandang sapi seluas 4 hingga 4,5 meter. Untuk kandang sendiri dapat terbuat dari apa saja, baik dari kayu, besi, maupun bambu asal bahan yang dapat bertahan lama. Untuk bagian lantai sendiri maka harus menggunakan bahan yang nyaman sehingga tidak membahayakan sapi ketika rebahan.

Akan tetapi tidak dianjurkan menggunakan lantai tanah untuk sapi nanti, selain itu perhatikan juga tempat makan sapi. Tentunya buatlah tempat makan yang mudah diakses sapi namun tidak dapat diinjak oleh sapi, yang terpenting adalah jangan lupa memperhatikan pembuangan kotoran sapi. Karena kebersihan kandang sapi wajib dijaga agar sapi terhindar dari penyakit.

2. Memilih Bibit Sapi Perah

Jika anda ingin beternak sapi perah maka memilih bibit sapi perah termasuk dalam panduan umum ternak sapi perah. Karena tanpa adanya bakalan sapi perah maka sudah pasti tidak dapat beternak sapi ini, untuk jenis sapi yang memiliki tingkat produktivitas yang tinggi adalah jenis Frisien Holstein. Namun jika tidak menemukan jenis sapi ini anda bisa juga menggunakan jenis Peranakan Frisien Holstein.

PHF sendiri merupakan persilangan antara Frisien Holstein dengan sapi betina lokal, namun secara umum ada baiknya jika kamu memilih sapi perah yang sehat. Tentunya tidak ada cacat pada tubuhnya, serta jangan lupa untuk mengetahui riwayat dari sapi tersebut apakah keturunan murni atau campuran.  Serta jangan lupa untuk memperhatikan bagian mata, hidung, dan kuku sapi.

3. Sistem Pemberian Minum dan Pakan Sapi

Jangan lupa anda memperhatikan panduan umum dalam ternak sapi perah pada bagian pemberian makan dan minum sapi, sebab hal ini sangat penting. Karena dapat memberikan pengaruh terhadap produktivitas sapi, karena untuk menghasilkan 1 kg susu maka sapi harus mengkonsumsi 4 hingga 5 kg air. Jadi sudah tentu anda harus menyediakan air, dimana airnya sudah pasti bersih dan menggunakan tempat bersih.

Dalam panduan umum ternak sapi perah ini untuk pemberian makanan juga harus seimbang, dimana pastikan bahwa semua keutuhan nutrisi pada sapi sudah terpenuhi. Pastikan bahwa makanan sapi mengandung protein, lemak, vitamin, dan mineral. Untuk makanan sapi juga dibagi dalam 3 kelompok, yaitu pakan hijau, pakan konsentrat, dan pakan tambahan. Untuk pakan hijau pastinya terdiri dari rumput-rumputan, untuk pakan jenis ini dibutuhkan 30 higga 50 kg setiap harinya.

Untuk pemberian pakan hijau ada baiknya dilakukan pada saat siang hari maupun setelah pemerahan. Untuk pakan konsentrat maka biasanya terdiri dari biji-bijian maupun umbi-umbian. Pemberian pakan ini bisa 1 hingga 2% dari bobot sapi, waktu pemberian pakan ini bisa pagi hari maupun sore hari sebelum dilakukan pemerahan. Sedangkan untuk pakan tambahan terdiri dari vitamin dimana untuk pemberiannya harus mengikuti anturan.

4. Melakukan Perkawinan Pada Sapi Perah

Tentunya jangan lupa untuk melakukan perkawinan pada sapi, hal ini bertujuan agar sapi yang anda ternakan menjadi banyak. Untuk masa birahi pada sapi betina biasanya pendek yaitu hanya 15 hingga 18 jam saja, masa birahi tersebut akan datang kembali setelah 21 hari kemudian. Sapi betian yang sedang mengalami masih birahi juga memiliki ciri-ciri tertentu.

Salah satu tanda bahwa sapi sedang birahi adalah nafsun makannya berkurang, kemudian bagian vulva mengeluarkan cairan dan bewarna merah, serta suka mendekai sapi jantan dan melengguh. Namun untuk masa birahi sapi jantan tidaklah sejarang sapi betina, dimana dalam jangka 2 hingga 3 hari maka sapi jantan bisa mengalami birahi.  Untuk proses perkawinan juga dapat dilakukan dengan cara alami dan suntik.

Pada proses perkawinan secara alami maka anda harus mempertemukan antara sapi jantan dan betina, umumnya sapi jantan bisa mengawini 25 hingga 30 ekor betina. Karena itu anda bisa menyatukan kandang, namun jika ingin cara yang lebih praktis maka anda bisa menggunakan cara suntik dalam panduan umum dalamternak sapi perah. Anda bisa memasukkan sperma sapi jantan ke vagina sapi betina dengan menggunakan alat khusus.

Seberapa Pentingkah Mengikuti Panduan Dalam Beternak?

Tentunya mengikuti panduan umum ternak sapi perah sangatlah penting, terutama jika anda merupakan orang baru dalam dunia peternakan. Karena tidak semua orang mengetahui cara beternak sapi yang baik dan benar, mengingat perlakukan pada sapi perah berbeda dengan sapi lainnya. Jadi dengan adanya panduan maka anda bisa beternak sapi dengan baik sehingga sapi dapat menghasilkan banyak susu.

Apalagi harga sapi perah yang tidaklah murah membuat anda harus merawatnya sebaik mungkin, mengingat jika sapi perah mati maka yang akan dirugikan adalah diri anda sendiri. Karena itu melakukan perawatan secara teratur kepada sapi wajib anda lakukan agar sapi berkembang dengan baik sehingga dapat mendatangkan keuntungan kepada anda. Mengingat beternak sapi perah merupakan salah satu bisnis yang sangat menguntungkan.

Perawatan Kepada Sapi Perah yang Sesuai Panduan

Salah satu panduan umum ternak sapi perah tentunya harus memberikan perawatan agar sapi perah dapat tumbuh dengan baik dan sehat. Salah satu perawatan dasar pada sapi perah adalah dengan memandikan sapi setiap harinya, hal ini bertujuan agar badan sapi menjadi bersih. Sebab apabila sapi kotor maka sangat mudah untuk terkena penyakit yang dapat membuat sapi menurun produktivitasnya.

Selain itu jangan lupa memberikan vaksin yang bertujuan untuk membuat sistem imun sapi menjadi kuat sehingga tidak mudah terkena penyakit, sebab sapi yang dibiarkan liar tanpa pengawasan tentunya akan bermain di tempat yang mudah membuatnya terkena penyakit. Dan janga lupa pula memberikan obat cacing, sebab sapi yang diternak secara tradisional mudah terkenal cacingan. Hal ini tentunya dapat memberikan pengaruh terhadap kualitas sapi tersebut.

Dengan Adanya Panduan Proses Beternak Sapi Perah Tidak Sulit

Kini dengan mengetahui panduan umum ternak sapi perah pastinya sudah tidak sulit lagi, walaupun sapi perah memerlukan perlakukan khusus. Dengan mempraktikkan panduan ini maka anda bisa menjadi peternak profesional sehingga peternakan yang dibangun dapat menjadi besar dan maju. Apalagi saat ini kebutuhan susu sapi di Indonesia sangatlah tinggi. Jadi walaupun anda pemula sekalipun maka dapat sukses dengan sapi perah.

Selain mempraktikkan panduan ini maka anda bisa mencari berbagai ilmu mengenai teknik beternak sapi perah baik itu mengikuti pelatihan maupun belajar kepada peternak yang sudah lama di bidang ini. Jadi dapat disimpulkan bahwa panduan umum ternak sapi perah tidak hanya bisa ditemukan dari pelatihan maupun internet saja namun juga bisa dari para peternak yang sudah lama beternak.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar