Skip to main content

Penting! Perhatikan Cara Mengenali Bahaya Ditempat Kerja Berikut

Inilah Cara Mengenali Bahaya Ditempat Kerja

Cara Mengenali Bahaya Ditempat Kerja - Setiap pekerja harus tahu bagaimana cara mengenali bahaya ditempat kerja yang baik dan benar. Karena salah satu hal yang menjadi penyebab utama kenapa bisa terjadi kecelakaan kerja dan penyakit karena kerja adalah kegagalan para pekerja untuk melakukan identifikasi dan mengenali bahaya yang terjadi di sekitarnya.

Padahal, sebenarnya bahaya tersebut masih bisa dicegah oleh para pekerja. Namun, karena minimnya pengenalan terhadap bahaya tersebut, akhirnya terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satu organisasi yang bertugas untuk menangani itu adalah OSHA. Dimana mereka melakukan identifikasi bahaya, sekaligus penilaian resiko yang proaktif berkelanjutan.

Cara Mengenali Bahaya Ditempat Kerja Sesuai Standar OSHA

Identifikasi bahaya dan juga penilaian resikonya ini masuk ke dalam tahapan perencanaan SMK3. Dimana hal ini diwajibkan masuk dalam standar ISO 45001 tahun 2018 dan juga harus sesuai dengan standar PP dengan nomor 50 tahun 2012 seputar SMK3. SMK3 ini pada dasarnya yang baik itu tidak hanya sekedar melihat satu bahaya dan satu pengendalian saja.

Namun juga harus membuat sistem dan prosedur yang sesuai. Sehingga, semua resiko dan bahaya yang terjadi di tempat kerja bisa langsung diidentifikasi dan dikendalikan sejak dini. Berikut ini adalah beberapa cara mengenali bahaya ditempat kerja sejak dini dan menilai resikonya yang sesuai dengan standar OSHA, antara lain:

1. Mengumpulkan semua informasi bahaya di tempat kerja. Mengumpulkan disini termasuk mengatur dan meninjau semua informasi bahaya yang terjadi. Sehingga, potensi bahaya yang mungkin ada bisa diketahui. Informasi bahaya ini bisa meliputi panduan manual dalam mengoperasikan mesin dan peralatan. Kemduian MSDS yang telah disediakan produsen bahan kimia.

Laporan inspeksi secara langsung dari tim audit dan di lapangan. Adanya catatan kecelakaan dan penyakit karena kerja sebelumnya, dan laporan investigasi kecelakaan kerja. Memperhatikan catatan sekaligus laporan kompensasi pekerja yang kecelakaan dan terkena penyakit karena kerja. Memperhatikan pola kecelakaan dan penyakit yang kerap terjadi, dll.

2. Melakukan inspeksi untuk menemukan potensi bahaya di tempat kerja. Ini adalah salah satu cara mengenali bahaya ditempat kerja. Karena bahaya biasanya akan muncul saat ada perubahan area dan perubahan proses kerja, peralatan dan mesin yang tidak memadahi, mengabaikan perbaikan dan pemeliharaan, juga tata graha yang tidak dapat terlaksana dengan baik.

Dengan cara meluangkan waktu memeriksa tempat kerja langsung secara berkala bisa membantu mengidentifikasi adanya bahaya baru ataupun bahaya yang muncul sampai berulang kali. Dengan begitu, bisa dilakukan pengendalian sejak dini sebelum terjadinya kecelakaan kerja kembali. Inspeksi rutin ini harus dilakukan pada semua operasi kerja, area kerja, peralatan, dan semua fasilitas di tempat kerja.

3. Melakukan identifikasi bahaya kesehatan kerja. Salah satu cara mengenali bahaya ditempat kerja terhadap kesehatan kerja adalah dengan memperhatikan kesehatan kerja. Bahaya kesehatan ini bisa menyebabkan terjadinya penyakit karena paparan sumber bahaya yang ada di tempat kerja. Misalnya saja karena terlalu sering terpapar zat kimia, faktor fisik, bahaya biologis, dan juga faktor ergonomi.

Setidaknya dengan cara meninjau rekam medis setiap pekerja akan membantu kalian untuk mengidentifikasi terjadinya bahaya kesehatan berkaitan dengan paparan yang ada di tempat kerja. Yang diidentifikasi harus meliputi bahaya kimia, semua kegiatan yang bisa menyebabkan luka di kulit karena bahan kimia yang berbahaya, identifikasi bahaya fisik, dll.

4. Melakukan investigasi di setiap insiden yang pernah terjadi. Insiden ini bisa meliputi kecelakaan yang terjadi di tempat kerja, penyakit karena kerja, near misses, dan juga laporan adanya bahaya lainnya yang bisa memberikan indikasi dimana bahaya tersebut berada. Dengan melakukan penyelidikan terhadap insiden dan membuat laporannya, kalian bisa mengidentifikasi bahaya dengan mudah.

Karena tujuan dari investigasi merupakan menemukan akar dari penyebab insiden sekaligus menemukan beberapa faktor yang bisa mempengaruhi bahaya. Sehingga, kejadian yang sama tidak terulang lagi. Maka dari itulah, sebaiknya kembangkan prosedur dan rencana yang jelas untuk menginvestigasi insiden. Dengan begitu, penyelidikan bisa dimulai saat ada insiden terjadi.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan oleh Pengurus dan Pekerja

Melakukan identifikasi bahaya merupakan salah satu upaya dan cara mengenali bahaya ditempat kerja sejak dini. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya bahaya di tempat kerja, peralatan, proses kerja, dan prosedurnya. Penilaian resiko merupakan proses penilaian dengan cara membandingkan tingkat resiko yang sudah ditetapkan demi melihat prioritas pengendalian bahaya.

Berdasarkan ISO 45001:2018, ada banyak hal yang harus diperhatikan pengurus sekaligus pekerja dalam mengidentifikasi bahaya dan juga menilai resikonya. Yaitu, memperhatikan kegiatan rutin dan non rutin yang dilakukan di tempat kerja. Memperhatikan kegiatan semua pihak yang masuk di tempat kerja. Cara mengenali bahaya ditempat kerja lainnya adalah dengan memperhatikan perilaku manusia atau seseorang disekitar Anda.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar