Skip to main content

STNK Hilang? Begini Cara Mengurus Stnk Hilang

Cara Mengurus Stnk Hilang

Cara Mengurus STNK Hilang - Bagi sebagian besar orang, mengetahui cara mengurus stnk hilang adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Karena mengurus STNK yang hilang itu sama saja mengurus dokumen berharga pribadi yang lainnya, seperti KTP dan SIM. Saat dokumen itu hilang, kepala akan menjadi pusing tujuh keliling. Padahal, STNK merupakan tanda bukti pengesahan kendaraan bermotor.

STNK yang isinya identitas kepemilikan dan kendaraan bermotor yang sah, sehingga bila ini hilang, tidak ada bukti kepemilikan bahwa kalian adalah pemilik yang sah dari kendaraan bermotor tersebut. Akibatnya, kemungkinan besar untuk ditilang menjadi semakin besar di kemudian hari. Maka dari itulah, cari tahu bagaimana cara mengurus stnk hilang agar tidak sampai ditilang.

Langkah Mengurus Stnk Hilang dengan Fotokopi STNK

Sebenarnya mengurus STNK tanpa calo mudah. Bahkan, berdasarkan data yang masuk dari Divisi Humas Mabes Polri menyebutkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk membuat STNK yang baru hanyalah Rp50.000,- sampai dengan Rp80.000,-. Sedangkan jika menggunakan calo biayanya bisa berkali-kali lipat. Maka dari itulah, perhatikan cara mengurus stnk hilang untuk meminimalisir pembengkakan biaya.
  1. Buat laporan kehilangan STNK di kantor polisi dan siapkan berkas kelengkapannya. Jadi, setelah kalian menyadari bahwa STNK kalian hilang, segeralah lapor ke kantor polisi yang terdekat. Disanalah kalian akan dibuatkan surat keterangan kehilangan yang harus dibawa untuk membuat STNK yang baru. Berkas yang dibutuhkan adalah KTP, fotokopi STNK, surat keterangan hilang, dan BPKB.
  2. Datang ke kantor SAMSAT. Bila berkas yang dibutuhkan untuk memenuhi persyaratan sudah disiapkan, bawa ke kantor SAMSAT. Selanjutnya, cek fisik kendaraannya dan gesek nomor rangka sekaligus mesinnya. Bila sudah, hasilnya bisa difotokopi. Kemudian, isi formulir pendaftaran dan urus cek blokir. Setelah itu, urus pembuatan STNK di loket BBN II.
  3. Membayar pajak motor. Ini harus dilakukan bila sebelumnya kalian belum membayar pajak tahunannya. Bila sudah, maka kalian bisa bebas pajak dan hanya membayar biaya pembuatan STNK saja. Biayanya berdasarkan PP nomor 50 tahun 2010 adalah Rp 50.000, - untuk kendaraan bermotor roda 2, 3, dan juga angkutan umum.
  4. Mengambil SKPD dan STNK. Bila semuanya sudah dilakukan, maka silahkan serahkan bukti pembayarannya ke kasir di bagian pengambilan STNK yang baru. Tunggu saja panggilannya untuk mengambil SKPD dan STNK yang telah selesai dibuat. Untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya fotokopi surat berharga milik kalian.
Sehingga, saat terjadi hal-hal seperti ini, maka bisa melakukan cara mengurus stnk hilang secara langsung. Beberapa dokumen berharga yang harus difotokopi adalah SIM, KTP, STNK, BPKP, dll yang harus disimpan ke dalam arsip. Sehingga, saat terjadi kehilangan STNK, kalian bisa segera mengurusnya tanpa menggunakan jasa calo lagi yang mahal.

Namun, jika STNK kalian terlanjur hilang, sedangkan kalian belum memiliki salinan atau fotokopi STNK, solusinya akan dibahas dibawah ini. Dimana cara dibawah ini juga akan membahas bila kendaraan bermotor kalian masih berstatus belum lunas atau kredit. Sehingga, kalian belum membawa BPKB itu. Tetap ada jalan keluarganya, jadi jangan bingung.

Langkah Mengurus Stnk Hilang tanpa Fotokopi STNK

Jika kalian tidak memiliki fotokopi STNK yang telah hilang atau bahkan BPKB ternyata belum ada di tangan, maka solusinya adalah dengan mempersiapkan berkas persyaratan administrasinya terlebih dahulu. Jadi, cara mengurus stnk hilang sama seperti sebelumnya. Hanya saja, kalian harus mempersiapkan berkas kelengkapannya dulu seperti dibawah ini:
  1. Minta fotokopi BPKB ataupun surat pengantar dari dealer tempat kalian membeli sepeda motor. Khusus untuk pengguna kendaraan yang berstatus kredit, maka BPKB yang bisa dibawa untuk mengurus STNK yang hilang bisa berupa fotokopi dan surat pengantar dari dealer setempat. Sehingga, kalian bisa segera mengurus STNK yang hilang.
  2. Siapkan KTP asli beserta fotokopinya yang tertera dalam STNK yang telah hilang. Kemudian, buatlah surat kehilangan kepolisian setempat. Jadi, surat tersebut harus dibuat oleh kantor kepolisian paling dekat dengan perkiraan lokasi dari hilangnya STNK tersebut. Jika tidak, maka surat tidak bisa dibuatkan oleh pihak kepolisian.
  3. Legalisir fotokopi BPKB dari pihak dealer di kantor polisi. Jadi, sebelum membawa semua berkasnya ke SAMSAT, jangan lupa legalisir dulu fotokopi BPKB yang kalian dapat dari dealer di kantor polisi. Caraya, datang saja ke bagian pengesahan dengan membawa fotokopi BPKB yang sudah dilegalisir beserta KTP sesuai BPKB.
  4. Datang ke SAMSAT. Jika semua berkas kelengkapannya sudah siap, maka datang saja ke kantor SAMSAT untuk mengganti STNK yang hilang. Maka jika STNK hilang dan kalian tidak memiliki fotokopi dan tidak memegang BPKB.
Kedua cara diatas merupakan cara untuk mengurus STNK yang hilang yang akan berguna untuk Anda dikemudian hari. Semoga Anda dapat memahami cara mengurus STNK hilang ini, dan jika anda kehilangan STNK tidak perlu membayar seseorang untuk menguruskan STNK yang hilang.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar