Skip to main content

9+ Contoh Usaha Rumahan dengan Modal Kecil Untung Besar

Contoh Peluang Usaha Rumahan

Usaha Rumahan - Memiliki usaha rumahan sendiri merupakan impian dari kebanyakan orang. Hal ini tentunya tidak bisa terlepaskan dari berbagai keuntungan yang akan didapatkan dari memiliki usaha sendiri, seperti waktu kerja yang fleksibel dan bisa mengatur usaha sesuai dengan keinginan. Sayangnya, untuk membangun usaha bukanlah suatu hal yang mudah. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah belum adanya ide yang cocok untuk bisnis yang akan dijalankan.

Sebenarnya, banyak sekali pilihan ide peluang usaha yang bisa Anda pilih. Hanya saja, Anda harus bisa memilih bidang yang sesuai dengan kesukaan. Karena menjalankan bisnis yang disukai pasti akan terasa lebih menyenangkan dan berpeluang mendatangkan keuntungan lebih besar. Terlebih dengan kemajuan teknologi internet yang semakin membuka peluang usaha.

Peluang menjanjikan yang diberikan usaha rumahan ini seringkali membuat para pegawai ingin keluar dan memulai bisnisnya dengan membangun usaha sendiri. Bahkan, ada orang yang sudah memiliki pekerjaan mapan rela keluar dari perusahaan untuk mendirikan usaha sendiri yang sebenarnya belum diketahui arah pastinya.

Salah satu kelebihan bekerja di usaha buatan sendiri adalah kemerdekaan kita dalam bekerja karena semua tanggung jawab atau pekerjaan yang menanti, tergantung dengan target yang ingin dicapai. Selain itu, banyak tantangan yang akan Anda hadapi ketika memilih berhenti menjadi pegawai dan terjun ke dunia bisnis.

Contoh Usaha Rumahan dengan Modal Kecil Untung Besar

Modal menjadi bagian yang harus diperhatikan ketika Anda ingin membangun sebuah bisnis. Sayangnya, banyak pemula yang belum memiliki banyak modal, sehingga mereka harus lebih bijak dalam memilih peluang usaha yang tidak membutuhkan modal besar. Berikut akan kita bahas mengenai beberapa usaha rumahan dengan minim modal.

1. Usaha Katering Harian


Makanan merupakan kebutuhan sehari-hari yang harus terpenuhi. Selain itu, makanan juga sering dijadikan hidangan atau suguhan dalam berbagai acara, seperti pernikahan, pengajian, arisan, wisuda, dan acara-acara lainnya. Itulah mengapa peluang usaha dalam bidang katering sangatlah besar. Terlebih jika Anda memiliki kemampuan dalam memasak, maka akan lebih mudah membangun usaha rumahan ini.

Sebelum itu, Anda harus menentukan terlebih dulu jenis makanan apa yang akan Anda jual. Berbagai jenis makanan pun bisa menjadi pilihan, mulai dari kue kering, kue basah, sayuran, nasi goreng, ayam bakar, ayam goreng, atau jenis lainnya sesuai dengan kemampuan Anda. Untuk usaha rumahan katering, jenis makanan sehari-hari lebih cocok.

Setelah Anda menemukan jenis makanan yang cocok, maka Anda bisa membuat beberapa daftar menu yang bisa Anda masak. Tidak perlu menyediakan banyak menu terlebih dahulu, tapi bisa fokus ke salah satu jenis atau menu dahulu. Selain karena modal yang kecil, menyediakan satu menu andalan juga bisa menjadi ciri khas pada usaha Anda nantinya.

Usaha katering ini bisa Anda lakukan di rumah, baik membuka warung atau cukup menerima pesanan jadi tidak membutuhkan warung. Anda hanya perlu membuat spanduk yang menunjukkan bahwa, Anda membuka usaha katering di rumah. Dengan demikian, orang yang lewat di rumah Anda akan mengetahui usaha ini.

Usaha rumahan ini mampu memberikan keuntungan yang menggiurkan karena modal hanya digunakan untuk membeli bahan-bahan makaan, penggunaan peralatan memasak atau keperluan lainnya. Jasa memasak kita pun akan dibayar dengan lumayan, terlebih jika sudah memiliki langganan dan pesanan setiap hari, maka laba besar akan Anda dapatkan.

2. Daur Ulang Barang Bekas


Sekarang ini, banyak usaha rumahan yang bermunculan di berbagai sudut daerah. Sayangnya, jarang orang yang mempedulikan sampah hasil usaha tersebut, seperti kardus, botol, kaleng atau sampah lainnya. Tak jarang, mereka hanya menjalankan usaha tanpa memperhatikan lingkungan sekitar, sehingga sampah pun semakin banyak seiring banyaknya produktivitas yang dilakukan dalam usaha tersebut.

Untuk itulah, usaha daur ulang barang bekas tidak hanya memberikan hasil yang menguntungkan, tapi juga menjadi upaya untuk melestarikan lingkungan dari sampah yang semakin menggunung. Banyak barang bekas yang bisa Anda jadikan sebagai bahan baku, seperti botol plastik, kardus, kaleng, ban, kayu, plastik kemasan dan lain sebagainya.

Dengan memberikan sentuhan kreativitas, Anda bisa menyulap kaleng susu menjadi celengan, kardus bekas menjadi tempat penyimpanan yang cantik, plastik kemasan menjadi tas yang modis, botok plastik menjadi tempat pensil yang manis dan lain sebagainya. Usaha rumahan ini membutuhkan modal yang sangat sedikit, karena Anda bisa mendapatkan sampah tersebut secara cuma-cuma.

Misalnya saja, di restoran yang memiliki banyak sampah plastik kemasan. Anda bisa mengambil sampah tersebut secara gratis, justru pihak restoran merasa senang karena Anda membantu mereka menangani sampah tersebut. Akan tetapi, jika usaha daur ulang ini sudah berkembang, mereka yang biasa memberikan secara gratis akan meminta Anda membayarnya.

Meskipun demikian, harga bahan baku berupa barang bekas ini terbilang masih murah. Hal yang menjadikan barang daur ulang bernilai atau memiliki harga jual ini karena kreativitas Anda. Jadi, dengan modal sedikit saja, Anda sudah bisa menjalankan usaha rumahan ini dan mendapatkan keuntungan yang menjanjikan.

3. Peluang Usaha Penjahit Pakaian


Bisa membuat baju sendiri pasti sangat menguntungkan bagi kita. Bukan hanya bisa menghemat pengeluaran dan mendapatkan model pakaian yang diinginkan. Bahkan, kemampuan ini bisa mendatangkan hasil yang cukup menjanjikan, meskipun dengan modal kecil. Untuk membangun usaha rumahan ini, Anda harus memiliki mesin jahit dan berbagai perlengkapan jahit lain, seperti benang, jarum, kain dan lain sebagainya.

Anda bisa mempelajari model-model pakaian terbaru dan bagaimana pola yang digunakan. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah dalam membuat pesanan jahitan sesuai dengan keinginan pemesan. Jika Anda belum memiliki modal banyak, Anda bisa langsung mempromosikan usaha rumahan ini tanpa menyediakan kain karena biasanya pemesan sudah membawa kain sendiri.

Selain itu, pesanan juga tidak selalu membuat pakaian, tapi juga bisa permak, memperkecil, mengganti resleting dan lain sebagainya. Jadi, modal kecil bukan menjadi suatu alasan untuk tidak memanfaatkan keterampilan Anda ini. Namun, jika memang ada modal, tidak ada salahnya jika Anda memiliki stok kain di rumah. Anda bisa menawarkan kain tersebut untuk dijadikan baju.

Pastikan jika Anda menjaga kualitas dari jahitan, baik kerapihan, kecepatan dan pelayanan lainnya. Apabila orang yang menjahitkan pakaian di tempat Anda merasa puas, maka mereka akan merekomendasikan tempat Anda kepada orang lain ketika membutuhkan. Promosi dari mulut ke mulut ini dirasa lebih efektif untuk usaha rumahan sebagai penjahit.

Anda juga harus memeriksa, apakah ada penjahit lain di lingkungan sekitar Anda. Jika memang sudah banyak, Anda bisa mencari lokasi lain agar peluang mendapatkan pesanan lebih banyak. Namun, jika masih jarang maka Anda bisa membuka jahitan di rumah. Biasanya, pesanan jahitan akan meningkat sebelum lebaran dan tahun ajaran baru, yaitu pesanan seragam sekolah.

4. Jasa Laundry Kiloan


Setiap hari kita pasti berganti pakaian, celana, dan lainnya sehingga mencuci pakaian harus dilakukan setiap hari agar tidak menumpuk. Namun, banyaknya pekerjaan lain yang harus dilakukan membuat beberapa orang tidak sempat untuk mencuci. Dari sinilah, Anda bisa memulai usaha rumahan laundry kiloan di rumah. Terlebih jika Anda memiliki mesin cuci di rumah.

Untuk membuka bisnis ini, tidak diperlukan modal yang besar sehingga Anda bisa mulai merencanakan sekarang juga. Perlengkapan yang harus siapkan adalah mesin cuci, jemuran, sabun cuci pakaian, pewangi, pelembut pakaian, timbangan, dan perlengkapan lainnya. Anda bisa membelinya sabun atau pewangi dalam jumlah sedikit terlebih dahulu.

Biasanya, jasa laundry kiloan ini dilengkapi dengan jasa setrika. Anda bisa menyertakan jasa tersebut dan bisa juga tidak, tergantung dari ketersediaan waktu, tempat, dan modal. Namun, dengan melengkapi layanan yang Anda berikan, maka akan semakin banyak orang yang mempercayakan cuciannya pada jasa Anda. Lagipula, untuk menyetrika tidak membutuhkan keterampilan khusus.

Anda hanya perlu menyediakan tempat kecil di depan rumah sebagai transaksi, seperti penimbangan dan pembayaran karena Anda dapat melakukan kegiatan laundry ini di dalam rumah seperti biasa. Jadi, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menyewa tempat khusus karena Anda bisa membangun usaha rumahan ini, asalkan mencukupi untuk memuat semua cucian tersebut.

Jika Anda memiliki modal yang berlebih, maka Anda bisa mencari tempat dengan peluang usaha rumahan yang lebih besar, seperti di dekat kost-kostan, kampus, pabrik dan lain sebagainya. Namun, pastikan Anda melakukan survei kecil-kecilan mengenai harga jasa laundry dan setrika agar harga yang Anda berikan tidak terlalu mahal, tapi cukup untuk memberikan keuntungan.

5. Membuka Les atau Kursus Sesuai Keahlian


Punya pengetahuan khusus? Atau punya keterampilan khusus? Kenapa tidak memanfaatkannya untuk membangun usaha rumahan? Setiap orang pastinya memiliki kemampuan dan keterampilan khusus yang membedakannya dengan orang lain. Misalnya saja, keterampilan memasak makanan tradisional, bermain bola, berenang, bermain musik atau memiliki kegemaran dalam ilmu pengetahuan alam atau lainnya.

Semua keterampian tersebut bisa menjadi ladang uang jika Anda menjadikannya sebagai usaha, yaitu kursus. Misalnya saja, Anda memiliki keterampilan berenang dan mengetahui teknik-teknik dasarnya. Tidak ada salahnya jika Anda mengajarkan hal ini pada orang-orang yang Anda jumpai ketika berenang. Dengan demikian, Anda bisa menawarkan jasa kursus berenang padanya.

Begitu juga dengan ilmu pengetahuan yang Anda miliki. Apabila Anda seorang mahasiswa, pastinya Anda sudah mempelajari banyak ilmu pengetahuan, baik matematika, IPA, bahasa Inggris, IPS dan lain sebagainya. Ilmu tersebut akan lebih bermanfaat jika bisa Anda ajarkan pada anak dengan jenjang pendidikan di bawah Anda, seperti SD, SMP dan SMA.

Untuk membangun usaha rumahan ini, Anda tidak membutuhkan modal yang banyak, bahkan terkesan tidak mengeluarkan modal apapun. Anda hanya perlu mempromosikan kursus pada target bisnis. Apabila Anda memiliki sertifikat yang menunjukkan kemampuan dan keterampilan ini, maka kursus yang akan Anda bangun akan lebih terpercaya.

Anda bisa menggunakan media sosial atau media komunikasi online untuk menawarkan usaha rumahan, jangan lupa untuk survei harga terlebih dahulu. Untuk awal, mungkin Anda bisa memberikan harga yang lebih murah terlebih dahulu atau bahkan gratis. Apabila Anda memiliki kualitas seperti yang diharapkan, kursus gratis tersebut akan mendatangkan banyak orang yang ingin belajar pada Anda.

6. Produksi Makanan Ringan


Sekarang ini, snack kekinian semakin populer karena kecanggihan teknologi internet yang membantu mem-viralkan jajanan tersebut. Snack kekinian ini memiliki banyak peminat, terutama anak muda zaman sekarang. Tidak heran jika banyak anak muda yang sukses membangun bisnis makanan ringan yang sesuai zaman.

Apabila Anda suka memasak atau membuat inovasi makanan, maka cocok untuk membangun bisnis ini sebagai usaha rumahan. Carilah inovasi makanan terbaru yang belum banyak ditemui di lingkungan Anda atau bahkan belum ada. Ciri khas inilah yang membuat brand Anda bisa berkembang dengan lebih pesat dan mendatangkan banyak pembeli.

Tidak harus membuat formula atau resep makanan baru, Anda bisa mengkreasikan makanan yang sudah ada dan ditambah dengan bahan makanan lain atau cara pembuatan yang unik. Misalnya, menjadikan rengginang sebagai jajanan tradisional dengan menambahkan varian rasa, seperti vanila, coklat, greentea, keju dan lain sebagainya.

Variasi rasa tersebut mampu menarik minat banyak pembeli. Terlebih jika Anda mengemas makanan dengan cantik dan menarik, maka makanan ringan Anda akan laku lebih keras. Meskipun banyak persiapan yang harus dilakukan, Anda bisa memulai bisnis ini dengan modal yang minim sekalipun jadi tidak perlu takut untuk mencoba usaha rumahan ini.

Untuk awal, Anda harus mengutamakan kualitas dan ciri khas dari makanan tersebut agar dikenal oleh banyak orang. Kemasan yang sederhana rasanya masih cocok untuk awal bisnis, terlebih dengan modal yang terbatas. Lambat laut, semakin banyak orang yang mengenal usaha rumahan makanan ringan ini, maka Anda bisa membuat kemasan yang lebih cantik dan menarik.

7. Membuka Cucian Motor


Hampir setiap orang memiliki motor dan menggunakannya untuk berbagai kegiatan. Kondisi motor yang kotor terkadang tidak sempat dicuci padahal kita ingin melihat motor terlihat bersih. Cucian motor adalah jawaban yang tepat. Usaha rumahan ini memiliki peluang yang cukup bagus, terlebih jika Anda bisa menemukan lokasi yang tepat dan menguntungkan.

Sebenarnya, Anda bisa menggunakan teras atau halaman di depan rumah jika memang mencukupi. Hal ini justru bisa menghemat modal untuk usaha rumahan cucian motor. Namun, jika Anda tidak memiliki lahan di rumah dan modalnya mencukupi, sebaiknya memilih lokasi yang dekat dengan restoran, toko, rumah sakit, taman atau tempat lain yang dekat dengan persinggahan.

Lokasi tersebut akan mendatangkan banyak pelanggan karena sambil melakukan aktivitas lain, mereka bisa mencucikan motor. Beberapa peralatan mencuci juga harus Anda siapkan, seperti sumber air, selang, mesin mencuci salju, sabun pencuci motor, lap motor, dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan dan budget yang Anda miliki. Untuk awal, mungkin Anda bisa melakukan sendiri pekerjaan ini.

Dalam usaha rumahan ini, Anda harus mengutamakan kebersihan dan kecepatan saat mencuci. Setelah motor dicuci, pelanggan biasanya akan mengecek tingkat kebersihan motor mereka. Apabila masih ada kotoran sedikit saja, mungkin akan ada yang komplain. Jadi, pastikan jika Anda sudah menyentuh seluruh sudut motor yang bisa dibersihkan untuk memastikan tidak ada kotoran yang tertinggal.

Selain itu, kecepatan dalam mencuci juga penting untuk Anda pertimbangkan. Meskipun banyak pelanggan yang meninggalkan motornya dan melakukan aktivitas lain, tapi pasti ada pelanggan yang datang karena memang ingin mencuci motor. Jangan biarkan pelanggan menunggu terlalu lama, karena hal ini bisa menunjukkan pelayanan yang kurang cakap dan gesit.

8. Budidaya Ikan Hias


Anda suka mengoleksi ikan? Kenapa tidak menjadikannya sebagai usaha rumahan karena keuntungan yang dihasilkan tak kalah menguntungkan. Terdapat banyak jenis ikan hias yang bisa Anda jual, seperti ikan cupang, ikan mas, ikan sabu-sabu dan jenis ikan lainnya. Setiap jenis ikan ini pasti memiliki penggemar sehingga Anda bisa menjualnya dan mendapatkan keuntungan dari itu.

Untuk bisa menjalankan usaha rumahan budidaya ikan hias, maka Anda harus memiliki tempatnya terlebih dahulu, seperti akuarium kecil atau toples berukuran kecil. Tidak perlu menyediakan banyak ikan terlebih dahulu. Sesuaikan dengan modal yang Anda miliki. Tidak masalah jika Anda hanya bisa menjual 5 ikan hias terlebih dahulu.

Selagi menjualnya, Anda bisa menyimpannya di rumah sebagai hiasan dan merawatnya dengan baik. Pastikan jika ikan hias tersebut memiliki tampilan yang cantik, menarik dan sehat agar terlihat bersemangat ketika di dalam air. Ikan seperti inilah yang menarik untuk dibeli, jadi tidak heran jika banyak orang yang ingin membelinya.

Sebelum melakukan usaha rumahan ini, ada baiknya jika Anda mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan budidaya ikan, seperti jenis makanan ikan, masa kawin, cara berkembang biak, cara merawat, membersihkan akuarium dan lain sebagainya. Dengan demikian, Anda bisa memperlakukan ikan dengan baik sehingga ikan-ikan yang Anda jual bisa hidup lebih lama dan cantik.

Selain menjual akuarium dan ikan, Anda bisa menjual beberapa perlengkapan dalam akuarium sebagai hiasan rumah ikan tersebut, seperti batu berwarna-warni, tanaman hias, gua buatan dan lain sebagainya. Hiasan ini mampu membuat rumah akan menjadi lebih cantik.

9. Budidaya Berbagai Macam Tanaman Hias


Bukan hanya budidaya ikan. Bagi Anda yang suka bercocok tanam, maka bisa menjadikan budidaya tanaman sebagai ide bisnis yang menguntungkan sekaligus menyenangkan. Banyak jenis tanaman yang bisa Anda pilih, mulai dari tanaman berbuah, sayuran hingga tanaman hias. Anda bisa memilih salah satu jenisnya terlebih dahulu agar bisa lebih fokus terhadap jenis tanaman tersebut.

Saat ini, tanaman hias sedang menjadi trend sehingga memiliki peluang usaha rumahan yang lebih besar. Tanaman hias yang biasa digunakan adalah kaktus berukuran kecil yang ditanam di pot cantic, sehingga tampilannya semakin menarik untuk menghiasi rumah. Anda juga bisa menambahkan batu kecil-kecil berwarna sehingga tampilannya pun lebih cantik.

Selain itu, Anda juga bisa mengembangkan sayuran hidroponik karena cara penanaman yang lebih murah. Tanaman hidroponik juga lebih sehat karena terbebas dari bahan kimia yang terkandung dalam insektisida. Hanya saja, Anda harus mempelajari lebih jaga mengenai jenis budidaya ini agar sayuran bisa tumbuh dengan sehat dan segar.

Apabila sudah bisa dipanen, Anda bisa menawarkan ke tetangga, teman, atau kenalan lain untuk bisa membelinya. Bahkan, tidak hanya hasil panen. Anda bisa menjual bibit sayuran atau jenis tanaman lain sehingga bisa ditanam sendiri oleh pembelinya. Bibit ini biasanya digunakan sebagai souvenir pernikahan, sehingga pasar usaha rumahan pun sudah terbuka lebar.

Pastikan jika bibit tersebut merupakan bibit dari tanaman yang berkualitas prima dan unggul, sehingga nantinya bisa tumbuh menjadi tanaman yang berkualitas pula. Untuk membuat bibit ini tidak membutuhkan dana yang berarti, maka Anda bisa memulai usaha rumahan ini tanpa takut dengan modal yang terbatas.

Itulah tadi beberapa ide usaha yang bisa Anda coba di rumah. Sebenarnya, masih banyak ide usaha lain yang mungkin lebih Anda minati. Anda bisa mengeksplor sendiri peluang usaha yang ada di sekitar. Perlu diingat bahwa untuk bisa membawa usaha rumahan ini menuju kesuksesan, Anda harus pantang menyerah dan selalu belajar.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar